Minggu, 08 Agustus 2010

Agar Si Kecil Tetap Mendapat ASI

ASI adalah makanan terbaik bagi bayi.Walau saat ini banyak susu formula dibuat dengan komposisi semirip mungkin dengan ASI, tetap tidak bias meniru anti bodi untuk kekebalan tubuh dan berbagai enzim untuk membantu penyerapan seluruh gizi yang terkandung dalam ASI.Karena itu sebisa mungkin ibu sebaiknya memberi ASI untuk si buah hatinya.
Ada beberapa cara agar si kecil tetap bisa mengkonsumsi ASI meskipun ibu tidak berada di rumah.

a. Cara memompa ASI.
Untuk meyedot ASI dari payudara ibu,gunakan pompa payudara,namun ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan ibu sewaktu menggunakan pompa payudara ini:

- Hangatkan dahulu payudara dengan handuk hangat dan lakukan pijatan ringan di payudara
- Pilih tegangan pompa yang sesuai untuk mengeluarkan susu
- Hentikan penyedotan apabila dirasakan ASI yang dikeluarkan sudah 80% dari kapasitas payudara(jangan lebih dari 20 menit,karena air susu tidak mungkin dikeluarkan semuanya).
- Hentikan memompa jika terasa sakit pada payudara atau putting susu.

b. Cara menyimpan ASI
Proses penyimpanan ASI harus diperhatikan seksama,karena hal ini dapat menimbulkan menurunnya kualitas susu yang disimpan atau susu menjadi rusak sama sekali.

Hal penting yang harus diperhatikan dalam proses penyimpanan ASI ;

- ASI yang telah dipompa ke dalam botol susu,sebaiknya segera disimpan di dalam lemari pendingin dengan suu 4- 6C.
- ASI yang disimpan di lemari pendingin tersebut dapat bertahan selama 24 jam,lewat dari batas itu,sebaiknya ASI dibuang.
- Jika ingin menyimpan ASI lebih lama(1 minggu),maka ASI harus dibekukan di dalam freezer.
- Sebelum diberikan kepada bayi,cairkan ASI secara bertahap dengan menghangatkan botol yang berisi ASI di dalam air hangat bersuhu 37 - 38C, agar zat gizinya tidak hancur.
- Susu yang telah dicairkan harus segera diberikan kepada bayi,jangan berikan susu yang telah mencair lebih dari 3 jam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar