Minggu, 08 Agustus 2010
Belajar dan Tumbuh
Bayi perlu dirangsang dan diberi semangat untuk berkembang dan belajar.Ini dapat dilakukan sambil bermain atau saat melakukan kegiatan rutin.
Enam bulan Pertama
Belajar tengkurap merupakan usaha keras bagi bayi.Pujilah dia dengan kepandaiannya yang baru.hati-hatilah,jangan tinggalkan dia sendiri di tempat tidur atau tempat tinggi lainnya.
Enam bulan kedua
Duduk; anak akan berusaha untuk duduk dari posisi tengkurap.biasanya anak duduk agak condong kedepan engan kedua kaki renggang dan lurus.Letakkan bantal dibelakangnya untuk menahan tubuhnya.
Merangkak,merangkak dengan kedua kaki dan kedua tangannya.Namun banyak juga bayi yang langsung berjalan tanpa merangkak terlebih dulu.
Merambat, sekitar usia 10 bulan biasanya ia sudah bisa berdiri dengan berpegangan pada perabot rumah. Jagalah agar ia tidak berpegangan dengan perabot rumah yang tidak stabil.
Berjalan, bila anak anda telah mulai berjalan, temani dan awasi selalu setiap langkahnya,hati – hati dengan keamanan lingkungan sekitar anak.Jauhkan dari tempat – tempat yang membahayakan.
Cara Memberi Asi Optimal
Ada beberapa hal yang harus diperhatikaan saat pemberian ASI dilakukan :
1. Minumlah segelas susu,sari buah, atau air sebelum atau selama menyusui untuk memberi tambahan cairan yang diperlukan untuk memproduksi ASI.
2. Pegang payudara di antara ibu jari dan telunjuk tepat di atas areola,dekatkan putting ke arah pipi bayi sehingga menyentuh sudut bibirnya,ketika mulut telah terbuka,perlahan-lahan masukkan putting ke bagian tengah agar bayi dapat menjepit. Ulangi dari awal sampai bayi dapat memegang putting di mulutnya.
3. Pastikan mulut bayi tidak hanya masuk sampai ke putting , tetapi ke seluruh areola.
4. Pastikan bayi tidak menghisap bibir bawah atau lidahnya sendiri.
5. Pastikan hidung bayi tidak tertutup payudara.Gunakan jari untuk menekan payudara menjauh dari hidung dan menyediakan cukup ruang untuk bayi bernafas.
6. Perhatikan gerakan yang kuat,teratur dan berirama pada pipi bayi,yang menandakan bahwa pengisapan air susu sedang berlangsung.
7. Pada hari pertama,susui bayo tidak lebih dari 5 menit,setiap sisi,kemudian 10 menit pada hari kedua dan 15 menit atau lebih pada hari ketiga.
8. Setelah selesai,keringkan putting.Bila mungkin biarka putting diangin-anginkan selama 10-15 menit untuk menguatkan putting.
9. Susuilah bayi sesering mungkin,sampai pola menyusui bayi terbentuk sendiri.
Waktu dan cara memberi ASI yang benar.
*Waktu;
1. Berikan ASI segera setelah bayi lahir,meskipun produksi ASI masih sedikit dan ener serta belum lancar keluarnya.Sebab di satu sisi hisapan mulut bayi yang kuat akan merangsang produksi ASI.Sementara di sisi lain, bayi juga akn lebih dini mendapatkan kolostrum yang ada pada ASI di hari-hari pertama,sehingga bayi mendapatkan zat antibody yang membuatnya lebih tahan terhadap penyakit infeksi.
2. Berikan bayi anda,ASI setiap saat ia menginginkannya.Setelah beberapa saat setelah produksi ASI,mutu maupun jumlahnya mencukupi, bayi akan membuat jadwal sendiri.
3. Meskipun ASI eksklusif hanya 6 bulan,namun setelah itu sebaiknya ibu menyusui tetap memberi ASI pada bayinya sebagai salah satu menu makanannya,sampai tiba saat penyapihan.
4. Bila ibu menyusui harus kembali bekerja,atur agar bayi tetap dapat mengkonsumsi ASI baik dengan cara ASI dikirim ke rumah atau di ambil ke kantor,ataupun bayi di kirim kekantor,atau ibu ijin pulang sebentar ke rumah.Bila hal diatas tidak memungkinkan,masih ada cara lain yaitu dengan menyimpan ASI hasil memompasebelum berangkat kerja dalam botol yang higienis yang dimasukkan ke dalam freezer.
*Cara;
1. Pilihlah posisi menyusui yang paling nyaman baik bagi ibu maupun bagi bayi.
2. Susuilah bayi dengan ke dua payudara secara bergantian.
3. Setiap hari susuilah lebih lama.Hari pertama 5 menit,kedua 10 menit,selanjutnya 15 menit dan seterusnya.
4. Mulailah menyusui dari payudara yang lebih sulit bagi anda maupun bayi,agar payudara tersebut tidak sampai diabaikan.
5. Kompres payudara agar ASI lancar keluarnya.
6. Kosongkan payudara dengan cara memompanya setiap habis menyusui agar produksi ASI semakin baik dan bayi selalu mendapatkan ASI baru.
7. Susuilah bayi dengan perasaan rileks,sepenuh hati dan penuh kasih sayang.Ibu akan menikmati kontak fisik dan batin yang begitu menakjubkan.
1. Minumlah segelas susu,sari buah, atau air sebelum atau selama menyusui untuk memberi tambahan cairan yang diperlukan untuk memproduksi ASI.
2. Pegang payudara di antara ibu jari dan telunjuk tepat di atas areola,dekatkan putting ke arah pipi bayi sehingga menyentuh sudut bibirnya,ketika mulut telah terbuka,perlahan-lahan masukkan putting ke bagian tengah agar bayi dapat menjepit. Ulangi dari awal sampai bayi dapat memegang putting di mulutnya.
3. Pastikan mulut bayi tidak hanya masuk sampai ke putting , tetapi ke seluruh areola.
4. Pastikan bayi tidak menghisap bibir bawah atau lidahnya sendiri.
5. Pastikan hidung bayi tidak tertutup payudara.Gunakan jari untuk menekan payudara menjauh dari hidung dan menyediakan cukup ruang untuk bayi bernafas.
6. Perhatikan gerakan yang kuat,teratur dan berirama pada pipi bayi,yang menandakan bahwa pengisapan air susu sedang berlangsung.
7. Pada hari pertama,susui bayo tidak lebih dari 5 menit,setiap sisi,kemudian 10 menit pada hari kedua dan 15 menit atau lebih pada hari ketiga.
8. Setelah selesai,keringkan putting.Bila mungkin biarka putting diangin-anginkan selama 10-15 menit untuk menguatkan putting.
9. Susuilah bayi sesering mungkin,sampai pola menyusui bayi terbentuk sendiri.
Waktu dan cara memberi ASI yang benar.
*Waktu;
1. Berikan ASI segera setelah bayi lahir,meskipun produksi ASI masih sedikit dan ener serta belum lancar keluarnya.Sebab di satu sisi hisapan mulut bayi yang kuat akan merangsang produksi ASI.Sementara di sisi lain, bayi juga akn lebih dini mendapatkan kolostrum yang ada pada ASI di hari-hari pertama,sehingga bayi mendapatkan zat antibody yang membuatnya lebih tahan terhadap penyakit infeksi.
2. Berikan bayi anda,ASI setiap saat ia menginginkannya.Setelah beberapa saat setelah produksi ASI,mutu maupun jumlahnya mencukupi, bayi akan membuat jadwal sendiri.
3. Meskipun ASI eksklusif hanya 6 bulan,namun setelah itu sebaiknya ibu menyusui tetap memberi ASI pada bayinya sebagai salah satu menu makanannya,sampai tiba saat penyapihan.
4. Bila ibu menyusui harus kembali bekerja,atur agar bayi tetap dapat mengkonsumsi ASI baik dengan cara ASI dikirim ke rumah atau di ambil ke kantor,ataupun bayi di kirim kekantor,atau ibu ijin pulang sebentar ke rumah.Bila hal diatas tidak memungkinkan,masih ada cara lain yaitu dengan menyimpan ASI hasil memompasebelum berangkat kerja dalam botol yang higienis yang dimasukkan ke dalam freezer.
*Cara;
1. Pilihlah posisi menyusui yang paling nyaman baik bagi ibu maupun bagi bayi.
2. Susuilah bayi dengan ke dua payudara secara bergantian.
3. Setiap hari susuilah lebih lama.Hari pertama 5 menit,kedua 10 menit,selanjutnya 15 menit dan seterusnya.
4. Mulailah menyusui dari payudara yang lebih sulit bagi anda maupun bayi,agar payudara tersebut tidak sampai diabaikan.
5. Kompres payudara agar ASI lancar keluarnya.
6. Kosongkan payudara dengan cara memompanya setiap habis menyusui agar produksi ASI semakin baik dan bayi selalu mendapatkan ASI baru.
7. Susuilah bayi dengan perasaan rileks,sepenuh hati dan penuh kasih sayang.Ibu akan menikmati kontak fisik dan batin yang begitu menakjubkan.
Agar Si Kecil Tetap Mendapat ASI
ASI adalah makanan terbaik bagi bayi.Walau saat ini banyak susu formula dibuat dengan komposisi semirip mungkin dengan ASI, tetap tidak bias meniru anti bodi untuk kekebalan tubuh dan berbagai enzim untuk membantu penyerapan seluruh gizi yang terkandung dalam ASI.Karena itu sebisa mungkin ibu sebaiknya memberi ASI untuk si buah hatinya.
Ada beberapa cara agar si kecil tetap bisa mengkonsumsi ASI meskipun ibu tidak berada di rumah.
a. Cara memompa ASI.
Untuk meyedot ASI dari payudara ibu,gunakan pompa payudara,namun ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan ibu sewaktu menggunakan pompa payudara ini:
- Hangatkan dahulu payudara dengan handuk hangat dan lakukan pijatan ringan di payudara
- Pilih tegangan pompa yang sesuai untuk mengeluarkan susu
- Hentikan penyedotan apabila dirasakan ASI yang dikeluarkan sudah 80% dari kapasitas payudara(jangan lebih dari 20 menit,karena air susu tidak mungkin dikeluarkan semuanya).
- Hentikan memompa jika terasa sakit pada payudara atau putting susu.
b. Cara menyimpan ASI
Proses penyimpanan ASI harus diperhatikan seksama,karena hal ini dapat menimbulkan menurunnya kualitas susu yang disimpan atau susu menjadi rusak sama sekali.
Hal penting yang harus diperhatikan dalam proses penyimpanan ASI ;
- ASI yang telah dipompa ke dalam botol susu,sebaiknya segera disimpan di dalam lemari pendingin dengan suu 4- 6C.
- ASI yang disimpan di lemari pendingin tersebut dapat bertahan selama 24 jam,lewat dari batas itu,sebaiknya ASI dibuang.
- Jika ingin menyimpan ASI lebih lama(1 minggu),maka ASI harus dibekukan di dalam freezer.
- Sebelum diberikan kepada bayi,cairkan ASI secara bertahap dengan menghangatkan botol yang berisi ASI di dalam air hangat bersuhu 37 - 38C, agar zat gizinya tidak hancur.
- Susu yang telah dicairkan harus segera diberikan kepada bayi,jangan berikan susu yang telah mencair lebih dari 3 jam.
Ada beberapa cara agar si kecil tetap bisa mengkonsumsi ASI meskipun ibu tidak berada di rumah.
a. Cara memompa ASI.
Untuk meyedot ASI dari payudara ibu,gunakan pompa payudara,namun ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan ibu sewaktu menggunakan pompa payudara ini:
- Hangatkan dahulu payudara dengan handuk hangat dan lakukan pijatan ringan di payudara
- Pilih tegangan pompa yang sesuai untuk mengeluarkan susu
- Hentikan penyedotan apabila dirasakan ASI yang dikeluarkan sudah 80% dari kapasitas payudara(jangan lebih dari 20 menit,karena air susu tidak mungkin dikeluarkan semuanya).
- Hentikan memompa jika terasa sakit pada payudara atau putting susu.
b. Cara menyimpan ASI
Proses penyimpanan ASI harus diperhatikan seksama,karena hal ini dapat menimbulkan menurunnya kualitas susu yang disimpan atau susu menjadi rusak sama sekali.
Hal penting yang harus diperhatikan dalam proses penyimpanan ASI ;
- ASI yang telah dipompa ke dalam botol susu,sebaiknya segera disimpan di dalam lemari pendingin dengan suu 4- 6C.
- ASI yang disimpan di lemari pendingin tersebut dapat bertahan selama 24 jam,lewat dari batas itu,sebaiknya ASI dibuang.
- Jika ingin menyimpan ASI lebih lama(1 minggu),maka ASI harus dibekukan di dalam freezer.
- Sebelum diberikan kepada bayi,cairkan ASI secara bertahap dengan menghangatkan botol yang berisi ASI di dalam air hangat bersuhu 37 - 38C, agar zat gizinya tidak hancur.
- Susu yang telah dicairkan harus segera diberikan kepada bayi,jangan berikan susu yang telah mencair lebih dari 3 jam.
Tips Nutrisi Untuk Ibu
Sangatlah penting bagi anda untuk diet makanan yang bergizi dan seimbang setelah anda melahirkan,terutama jika anda sedang menyusui.
Makanan sehat menenangkan pikiran;
Berada di rumah dengan bayi baru menimbulkan berbagai macam perasaan termasuk bahagia dan cemas. Begitu banyak hal baru yang harus dipelajari dan berbagai rutinitas yang harus mulai dilakukan.Jangan lupa bahwa hal ini juga termasuk waktunya untuk makan makanan yang baik. Nutrisi yangbaik dapat menolong untuk mengatasi peningkatan peranan anda sebagai orang tua.
Makanlah berbagai macam makanan;
Hal ini dapat menolong untuk memenuhi semua kebutuhan nutrisi dibandingkan dengan hanya mengkonsumsi sejumlah makanan dalam jumlah terbatas dan jenis tertentu saja.
Makanan berasal dari susu;
Usahakanlah untuk mengkonsumsi makanan yang berasal dari susu atau susu alternative seperti susu kedelai yang diperkaya kalsium 3 kali sehari untuk memenuhi kebutuhan kalsium.
Makan buah dan sayur;
Cobalah untuk memakan buah sedikitnya 2 kali sehari dan sayuran sebanyak 5 kali sehari untuk memenuhi kebutuhan serat,vitamin dan mineral dalam jumlah banyak.Hal ini juga dapat secara khusus membantu mencegah susah buang air besar.Mintalah saran dokter apabila kesulitan buang air besar tidak membaik.
Makan 4 porsi makanan;
Setidaknya dalam sehari mengkonsumsi 4 porsi makanan seperti roti,nasi,pasta,sereal,selain untuk memenuhi kebutuhan serat juga sebagai sumber karbohidrat.
Makan protein hewan;
Seporsi daging,ayam,ikan setiap hari akan memenuhi kebutuhan protei anda.
Minumlah air yang banyak;
Ingatlah untuk minum sekitar 8 gelas air sehari untuk menghindari kekurangan air.Mengkonsumsi cairan secara cukup,juga penting untuk mencegah susah buang air besar.
Hindari minuman alcohol;
Hindari minuman alcohol.Minuman ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi selama masa kehamilan,terutama pada awal kehamilan dan masa menyusui.
Menyusui:
Jika anda menyusui,diperlukan protein,kalsium,vit.C,Vit.A dan beberapa mineral dalam jumlah banyak.Makan lebih banyak daging,ayam,ikan dan susu,kacang-kacangan adalah suatu langkah baik.Mengkonsumsi buah jeruk dan sayuran berwarna hijau atau oranye juga dapat menolong memenuhi kebutuhan akan vitamin dan mineral yang semakin meningkat.
Peningkatan nafsu makan;
Jika anda menyusui,anda akan mengalami peningkatan nafsu makan,pastikan untuk makan makanan dalam jumlah cukup,untuk memenuhi kebutuhan energi yang meningkat dibandingkan masa kehamilan.
Makanan sehat menenangkan pikiran;
Berada di rumah dengan bayi baru menimbulkan berbagai macam perasaan termasuk bahagia dan cemas. Begitu banyak hal baru yang harus dipelajari dan berbagai rutinitas yang harus mulai dilakukan.Jangan lupa bahwa hal ini juga termasuk waktunya untuk makan makanan yang baik. Nutrisi yangbaik dapat menolong untuk mengatasi peningkatan peranan anda sebagai orang tua.
Makanlah berbagai macam makanan;
Hal ini dapat menolong untuk memenuhi semua kebutuhan nutrisi dibandingkan dengan hanya mengkonsumsi sejumlah makanan dalam jumlah terbatas dan jenis tertentu saja.
Makanan berasal dari susu;
Usahakanlah untuk mengkonsumsi makanan yang berasal dari susu atau susu alternative seperti susu kedelai yang diperkaya kalsium 3 kali sehari untuk memenuhi kebutuhan kalsium.
Makan buah dan sayur;
Cobalah untuk memakan buah sedikitnya 2 kali sehari dan sayuran sebanyak 5 kali sehari untuk memenuhi kebutuhan serat,vitamin dan mineral dalam jumlah banyak.Hal ini juga dapat secara khusus membantu mencegah susah buang air besar.Mintalah saran dokter apabila kesulitan buang air besar tidak membaik.
Makan 4 porsi makanan;
Setidaknya dalam sehari mengkonsumsi 4 porsi makanan seperti roti,nasi,pasta,sereal,selain untuk memenuhi kebutuhan serat juga sebagai sumber karbohidrat.
Makan protein hewan;
Seporsi daging,ayam,ikan setiap hari akan memenuhi kebutuhan protei anda.
Minumlah air yang banyak;
Ingatlah untuk minum sekitar 8 gelas air sehari untuk menghindari kekurangan air.Mengkonsumsi cairan secara cukup,juga penting untuk mencegah susah buang air besar.
Hindari minuman alcohol;
Hindari minuman alcohol.Minuman ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi selama masa kehamilan,terutama pada awal kehamilan dan masa menyusui.
Menyusui:
Jika anda menyusui,diperlukan protein,kalsium,vit.C,Vit.A dan beberapa mineral dalam jumlah banyak.Makan lebih banyak daging,ayam,ikan dan susu,kacang-kacangan adalah suatu langkah baik.Mengkonsumsi buah jeruk dan sayuran berwarna hijau atau oranye juga dapat menolong memenuhi kebutuhan akan vitamin dan mineral yang semakin meningkat.
Peningkatan nafsu makan;
Jika anda menyusui,anda akan mengalami peningkatan nafsu makan,pastikan untuk makan makanan dalam jumlah cukup,untuk memenuhi kebutuhan energi yang meningkat dibandingkan masa kehamilan.
Label:
baru lahir,
ibu,
makanan bayi,
menyusui,
nafsu makan,
Tips nutrisi
Langganan:
Komentar (Atom)